Kelas Karyawan ITB STIKOM Bali - Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali |
Status Mahasiswa, Status Alumni/lulusan, Ijazah, Gelar
| ◼ | Alumni/lulusan dan mahasiswa Special Class Program (Hybrid / Blended) maupun Perkuliahan Reguler ITB STIKOM Bali mendapatkan hak akademik, ijazah, kualitas, gelar, serta status yang sama. | | ◼ | Alumni/lulusan P2K ITB STIKOM Bali mendapatkan gelar sesuai jenjang kuliah serta jurusan/bidang ilmunya, serta mendapatkan hak memakai gelarnya dan mempunyai hak utk memajukan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi. | | ◼ | Ijazah dan Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Special Class Program (Hybrid / Blended) dan Perkuliahan Reguler ialah SAMA. Serta pada Ijazah maupun Transkrip tsb, tidak tertulis apakah Alumni/lulusan P2K ataukah Alumni/lulusan Kuliah Reguler. Oleh karena P2K yaitu Perkuliahan Reguler dgn jadwal perkuliahan dan peserta perkuliahan yang berbeda. |
Sistem Kuliah
| ◼ | Kurikulumnya berlandaskan Sistem SKS (Sistem Kredit Semester), dan kualitas kurikulumnya dibuat selain berlandaskan kepada KURNAS / kurikulum nasional, demikian juga berlandaskan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta seni, serta pentingnya terhadap profesionalitas dunia kerja dan tuntutan utk memajukan ke perkuliahan dgn jenjang yang lebih tinggi (ke Program S2 (Pascasarjana/Magister) utk alumni/lulusan S-1 dan ke Program S-1 (Sarjana) utk alumni/lulusan D-III). | | ◼ | Alumni/lulusan Program S1 dan D3 Special Class (Hybrid / Blended) ITB STIKOM Bali juga sanggup aktif berperan-serta pada kelompok kerja; bisa berkomunikasi dgn para pakar pada bidang keilmuan yang tak sama dan mengaplikasikan bantuan mereka; sanggup mengaplikasikan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; bisa memulai rintisan pembentukan unit wirausaha sesuai kategori ilmunya, sanggup mengikuti perkembangan baru pd bidang ilmunya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti jurusan di tingkat lebih lanjut. | | ◼ | Alumni/lulusan Program S1 dan D3 Special Class (Hybrid / Blended) ITB STIKOM Bali dipersiapkan menjadi Sarjana (S1) atau Ahli Madya (D3) sesuai jurusannya, yang bisa mempertinggi karakter dirinya dengan bekal ilmu, teknologi, dan seni, agar sanggup membuat jalan keluar problem beserta mempertinggi ilmu pengetahuannya. | | ◼ | Kompetensi alumni/lulusannya di dalam menangani tiap problem, sanggup mengungkap struktur dan inti permasalahan dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan penanganan solusinya; mengetahui serta dapat mengaplikasikan kegunaan teknologi informasi; bisa mengaplikasikan ilmu; cakap dan terampil sesuai kategori ilmunya; dapat membuat jalan keluar problem secara logika, mengaplikasikan data/informasi yang dimiliki; bisa memakai konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; bisa mandiri dlm berkarier serta berupaya. | | ◼ | Mahasiswa special class (hybrid / blended) bisa mengulang matakuliah di semester/tahun/periode berikutnya tanpa dipungut biaya tambahan jika tidak lulus suatu matakuliah pd suatu semester. | | ◼ | Kompetensi dasar alumni/lulusan Program S1 dan D3 Special Class (Hybrid / Blended) ITB STIKOM Bali ialah memperoleh kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; sanggup menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan terus menerus maju serta berkembang; bisa menelusuri dan menerima informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa terus menerus belajar. | | ◼ | Selain diperlengkapi dgn keahlian bekerjasama dlm tim, Alumni/lulusan Special Class (Hybrid / Blended) ITB STIKOM Bali, juga dilengkapi keahlian utk memahami ilmu terhadap etika, dilengkapi ilmu pengetahuan, etika akademik serta profesi, keahlian utk mengaplikasikan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya, keahlian memahami ilmu pengetahuan sesuai bidang ilmunya, beserta diperlengkapi dgn keahlian serta kepiawaian mengelola tim/organisasi secara luas / terperinci pada bidang yang sesuai kategori ilmunya. | | ◼ | Sistem kuliahnya diselenggarakan dgn profesional dengan menggabungkan antara Special Class Program (Hybrid / Blended) dan Perkuliahan Reguler, mahasiswa tetap bisa mengikuti perkuliahan dgn baik walaupun mendapatkan pekerjaan dengan sistem shift (perubahan waktu). Mahasiswa Special Class Program (Hybrid / Blended) dapat mengikuti perkuliahan di program lainnya dengan memakai mekanisme tertentu. | | ◼ | Alumni/lulusan Special Class Program (Hybrid / Blended) ITB STIKOM Bali mendapatkan kemampuan penguasaan teori yang kuat beserta pendayagunaannya, serta keahlian profesional dan cara pandang yang luas / terperinci; meningkatkan sikap mental profesional / mahir yang berorientasi pd pemecahan solusi problem berlandaskan alur berpikir-sistem; bisa mempertinggi kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; mempunyai keahlian melakukan bermacam-macam penelitian dasar maupun terapan. | | ◼ | Sistem kuliahnya diselenggarakan dgn profesional dan pantas utk karyawan yang sibuk dengan pekerjaannya maupun untuk yang belum kerja. Selain kuliah berhadapan langsung dengan dosen / tutor di ruang kelas, juga mengaplikasikan keragaman metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, dan diakhiri dengan bimbingan pengerjaan tugas akhir / skripsi (S1) / proyek akhir (D3) yang terarah, terprogram serta terjadwal agar mahasiswa bisa menuntaskan perkuliahan tepat waktu sebagaimana masa studinya. | | ◼ | Utk mahasiswa special class (hybrid / blended) yang telah bekerja diberi izin absen (tidak hadir) di kelas/kuliah dalam beberapa pertemuan, seandainya mahasiswa tsb memperoleh tugas lembur, atau kerja dengan sistem shift (perubahan waktu), kerja ke luar kota/negeri, dgn melalui mekanisme tertentu. |
Bobot Kredit & Lamanya Pendidikan Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa program reguler maupun Special Class Program (Hybrid / Blended), mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Permendikbudristek Nomor 53 Th 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
| | Untuk | Beban Studi (SKS yang ditempuh) | Masa Studi | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 144 - 148 sks | 8 semester | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke D-III | Beban Studi = 110 sks | 6 semester | Lulusan D3, Politeknik, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 40 - 46 sks (Bila tidak sebidang ilmu ada Tambahan 2 - 21 sks) | 3 semester | Lulusan D2, S1, D1, Pindahan melanjutkan ke S1 | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks | Lulusan D1, D2, Pindahan melanjutkan ke D3 (D-III) | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks |
Dapat Kerja BaruMahasiswa (peserta kuliah) Kelas Karyawan di ITB STIKOM Bali ialah masyarakat yang telah bekerja maupun masyarakat yang belum kerja.
Para mahasiswa ini terus menerus bekerja sama serta saling memberikan pertolongan membuat jalan keluar problem masing-masing person. Baik problem dlm hal pekerjaan, akademik, penghasilan/keuangan, maupun permasalahan lainnya. Demikian juga dgn alumni/lulusannya, mendapatkan ikatan yang kuat utk saling memberikan pertolongan sesama alumni/lulusan ITB STIKOM Bali.
Selama ini mahasiswa yang telah kerja, terus menerus bisa mempertinggi karir serta penghasilannya selama perkuliahan. Mereka mempunyai pengembangan karir dan pengembangan penghasilan dari rekan mahasiswanya.
Tetapi dewasa ini mahasiswa yang belum bekerja, akan memperoleh pekerjaan dari teman-teman mahasiswanya maupun alumni/lulusannya, terutama teman-teman mahasiswa yang telah kerja (sbg saudagar, pejabat pemerintah, enterpreneur, direktur, pekerja, dsb).
Pilihan Bijak (Solusi Pintar)
Jadi, untuk masyarakat yang telah kerja serta relatif kesukaran di dalam meningkatkan karir serta mempertinggi penghasilan. Maka mengikuti P2K / Kelas Karyawan di ITB STIKOM Bali yaitu pilihan terbaik (solusi pintar) utk meningkatkan diri. Yaitu mempertinggi perkuliahan formalnya sekaligus meningkatkan pengalaman, karir, dan penghasilan.
Untuk masyarakat yang belum kerja dan relatif kesukaran di dalam memperoleh pekerjaan. Maka mengikuti P2K / Kelas Karyawan di ITB STIKOM Bali ini yaitu pilihan terbaik (solusi pintar) utk mempunyai pekerjaan. Yaitu mempertinggi pengalaman melalui mereka (rekan mahasiswanya) yang telah bekerja, serta akhirnya memperoleh pekerjaan dari teman-teman mahasiswanya maupun dari dirinya sendiri. Sekaligus meningkatkan perkuliahan formalnya. |
| |
|